Agustus 2008


judulnya membingungkan yah.. padahal dalam tulisan sebelumnya penulis menyarankan pola makan puasa dengan memakan makanan yang manis.. lalu bagaimana dengan pernyataan ini ? tentunya jika konsumsi makanan yg manis-nya berlebihan, maka akan terjadi hal-hal yg terbalik dari manfaat puasa sebenarnya.

Puasa berarti mengistirahatkan saluran pencernaan (usus) beserta enzim dan hormon yang biasanya bekerja untuk mencerna makanan terus menerus selama lebih kurang 18 jam. Dengan berpuasa organ vital ini dapat beristirahat selama 14 jam.

Puasa akan mengaktifkan sistem pengendalian kadar gula darah. Apabila kadar gula darah turun, maka cadangan gula dalam bentuk glikogen yang ada di hati mulai kita gunakan.

Dalam Alquran Alloh Subhanahu wa Ta’ala berfirman, yang artinya: “Makan dan minumlah dan janganlah kalian berbuat israf (berlebih-lebihan), sesungguhnya Alloh tidak menyukai orang-orang yang berbuat israf. “ (QS: Al-A’raaf: 31)

jadi termasuk untuk makan-makanan yang manis, batasilah, dan jangan berlebihan, makanan manis yang mengandung gula sederhana dan dikonsumsi terlalu banyak malah akan menimbulkan penyakit, sedangkan makanan manis dari gula kompleks semisal gula buah atau karbohidrat nasi, tepung gandum, dll (pati), yang jika diolah menjadi berbagai macam kue dan hidangan ternyata lebih tepat. kebiasaan berbuka puasa dengan meminum syrup dan soft drink sebaiknya dihindari. Sementara sajian kolak pisang yang sering dikonsumsi selama bulan puasa yang ditambah dengan santan dan tambahan gula merah juga malah bisa membuat badan kita bertambah. kecuali kita makan pisang saja, Demikian juga dengan sajian kurma (yg ada di Indonesia), mungkin lebih lengkapnya .. bisa baca artikel yang disebarluaskan sama bolg temen “jangan berbuka puasa dengan yang manis” www.geasy.wordpress.com

Bagaimana dengan sajian buka puasa kita ? mudah-mudahan dengan ilmu yang bermanfaat ini kita semua bisa menjalankan ibadah puasa dengan benar, sesuai manfaat dan faedahnya. Subhanallah, Maha Suci Allah Sang Khalik karena menciptakan berbagai macam ciptaan-Nya dengan segala azas dan manfaatnya, pikirkanlah bagi manusia yang diberikan akal dan pikiran untuk kepentingan manusia sendiri. Sungguh Allah SWT Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.

“dari berbagai sumber”

Forum Makanan Halal Batam mengucapkan Selamat menunaikan Ibadah Puasa Ramadhan
1429 H, mohon maaf lahir dan batin

Mengapa kita dianjurkan untuk makan makanan kecil yang serba manis saat bebuka puasa? Bagaimana pula makanan yang tepat saat sahur sehingga tubuh bisa berpuasa selama sebulan penuh?

Bagi umat yang beragama islam, puasa dalam bulan Ramadhan adalah wajib. sebab arti dari puasa itu sendiri sebenarnya tidak hanya menahan lapar & dahaga saja, tetapi juga menahan diri dari berbagai nafsu duniawi. Berpuasa agar dapat merasakan betapa penderitaan orang yang tidak dapat makan dan minum karena tidak mampu mengadakannya.

Jadi, rasanya kurang cocok bila setiap kali berbuka puasa dan sahur, inginnya makanan & minuman yang berlebihan. kebanyakan dari kita malah sering bingung menghadapai bulan puasa karena persiapan dana untuk berbuka puasanya malah melebihi hari-hari biasa, padahal tujuan puasa sendiri adalah menahan diri bukan hanya makan dan minum di siang hari, tapi juga pada saat berbuka. Apalagi sekarang jajanan puasa sudah sangat lengkap dijual di mana saja, dari tajil, makanan pembuka yang manis-manis hingga lauk-pauk aneka rupa, sampai minuman dingin yang beragam rasa serta penyajiannya. dan yang jelas penjual makanan yang mayoritas muslim masih belum tau bahwa dalam pembuatan makanan tersebut dia masih menggunakan bahan-bahan yang masih belum jelas status kehalalannya ?

Sebaiknya berbuka puasa dengan makanan yang halal yaitu makanan yang kita persiapkan sendiri dirumah atau singgah di restaurant, dan rumah makan yang sudah mendapatkan sertifikat halal. Biar puasa nya lebih afdol.

untuk mendapatkan makanan yang siap di santap, harus melalui serangkaian kegiatan yang satu sama lain berkaitan, Yaitu dimulai dengan pengadaan bahan makanan mentah sampai mengolahnya menjadi hidangan yang lezat dan seimbang dalam zat gizi maupun jumlahnya sehingga dapat memuaskan yang memakannya.

kegiatan penyelenggaraan makanan selama bulan puasa tak berbeda dengan sebelumnya, tetapi perlu disesuikan dengan pola hidup yang terjadi pada bulan puasa. pada bulan puasa, kegiatan makan banyak dijalankan pada malam hari. yaitu dimulai pada jam berbuka puasa sampai jam makan sahur. sedang pada pagi sampai sore hari, sama sekali tidak ada kegiatan makan. karena kegiatan makan dimulai sore hari, kegiatan penyelenggaraan makanan, dalam hal ini kegiatan masak-memasak, banyak dimulai menjelang sore hari, agar dapat menyiapkan hidangan yang baru, segar, dan bergizi.

Pola makanan empat sehat lima sempurna tentunya harus betul diperhatikan dengan tetap mengkonsumsi nasi sebagai penambah karbohidrat, lauk pauk sebagai penambah protein dan lemak, vitamin dan mineral yang diperoleh dari buah-buahan dan sayur, yang diolah sedemikian rupa bisa berupa minuman buah maupun kue. Makanan seimbang dalam zat gizi maupun dalam penggunaan bahan makanan sesuai dengan kebutuhan tubuh.

Namun yang harus diperhatikan juga adalah sbb :

Halal, pemilihan bahan baku ayam segar dan daging segar haruslah dibeli dari rumah potong hewan yang sudah bersertifikat halal, atau daging dan ayam beku yang sudah berlabel halal. Bahan utama dan bahan-bahan tambahan pembuat kue haruslah yang sudah bersertifikat halal.

Aman, berarti bebas dari segala macam bibit penyakit atau tidak terkontaminasi dengan bibit penyakit.

Bebas dari zat-zat racun yang mungkin ada dalam bahan makanan itu sendiri atau yang timbul karena salah pengolahan atau penyimpanannya.

Volume kegiatan pada bulan puasa sehari-harinya berkurang dibanding bila tidak berpuasa. Lama berpuasa akan memberikan “after effect” yaitu penurunan basal metabolisme karena tubuh perlu menyesuaikan diri dengan kekurangan “supplay” (pasokan) energi.

Selama puasa nafsu makan tertahan. Ini disebabkan adanya suatu zat hasil sampingan metabolisme zat protein tubuh yang dapat mempengaruhi menurunnya nafsu makan. Nah, hal-hal inilah yang menyebabkan orang tak dapat makan banyak. Porsi makanan perlu disesuaikan, yaitu lebih kecil dibanding sebelum puasa. Kalori yang dibutuhkan menurun.

Sejurus setelah berbuka puasa, teguklah air putih biasa 1 gelas atau secukupnya untuk membasahi serta menyegarkan tubuh dan alat-alat tubuh yang seharian tidak mendapatkan apa-apa. Kemudian setelah selesai salat, mulailah dengan makanan yang agak ringan segar, manis-manis. Misalnya es kelapa muda, es buah, jus buah. Atau jajanan yang manis kolak pisang, bubur candil, dan sejenisnya. Santaplah dengan jumlah yang terbatas seperti menyiapkan porsi makanan selingan.

Mengapa manis? Agar zat gula yang masuk dapat segera menghasilkan energi untuk memulihkan kebugaran tubuh secara cepat. Di samping itu dapat pula mengembalikan nafsu makan, makanan lengkap dapat dimakan dengan lahap.

Setelah 1-2 jam barulah makan hidangan lengkap yang disusun sesuai dengan pedoman 4 sehat 5 sempurna dengan variasi yang disesuaikan dengan selara dan kemampuan masing-masing. Bagi yang harus mengurangi berat badan, perlu memperhitungkan jumlah yang dimakan dan jenis makanan yang dipilih. Misalnya mengurangi makanan yang banyak lemak dan manis. Selama bulan puasa merupakan kesempatan yang baik bagi mereka yang ingin menurunkan berat badan. Setelah makan lengkap, berhentilah makan, jangan diteruskan dengan ngemil.

Merupakan suatu ujian pula, bila setiap mau makan sahur harus bangun pagi sekali/dini hari. Tapi ini perlu dijalankan. Kalau tidak pada siang harinya tidak dapat menahan lapar sampai jam berbuka puasa tiba. Bila dipaksakan, kemungkinan timbul gejala-gejala sakit lambung/maag sangat mudah. Bila sakit terpaksa membatalkan berpuasa, bukan?

Tentang jenis makannnya, biasanya dipilih yang dapat dimakan panas-panas. Misalnya nasi panas dengan lauk pauknya Yang juga dalam keadaan yang panas. Rawon, soto, sop, biasanya enak dimakan selagi panas. Paling sedikit, nasinya yang panas.

Mengkonsumsi buah segar sangat disarankan karena biasanya selama puasa tubuh kita akan kekurangan cairan sehingga tambahan cairan juga akan diperoleh dari buah-buahan yg banyak mengandung air. Apalagi didalam buah banyak terkandung vitamin, terutama vitamin C, karena biasanya awalan puasa rongga mulut dan kerongkongan kita akan terkena sariawan. Buah-buahan akan membantu tubuh agar tetap kelihatan segar dan seimbang. kadangkala bagi sebagian orang suplemen juga dikonsumsi. namun suplemen dikonsumsi jika memang perlu karena kegiatan yang akan dilakukan pada hari tersebut agak berlebihan dari biasa, sementara kita tetap harus berpuasa. Nutrisi yang utama tetaplah makan-makanan empat sehat lima sempurna, serta istirahat yang cukup. Insya Allah selama puasa tubuh kita tetap sehat dan amalan puasa kita bertambah karena menjalankan ibadah puasa dengan tetap menjaga kehalalan makanan yang masuk ke dalam tubuh, Amin.

“dari Berbagai Sumber”

Ada banyak pertanyaan dari beberapa ibu-ibu kita jika ingin mengkonsumsi ayam penyet khas batam, karena dikhawatirkan katanya menggunakan bahan tambahan minuman keras, karena ciri khas makanan ini adalah ayam gorengnya sangat gurih dan sebelum digoreng (setelah diungkep) ayamnya kudu digepuk dulu. Mungkin ada berbagai macam cara, resep dan bumbu tambahan yang sudah banyak beredar terutama di batam. cuma penulis mendapatkan satu buah resep yg cukup bagus, yang mungkin bisa diikuti.

Resep dibawah ini ditambah point penting bahan bahan yang perlu diperhatikan titik kritis kehalalannya

Bahan
1 ekor ayam kampung (Beli ayam di Rumah Potong Ayam yang sudah bersertifikat Halal)
1 bungkus ragi instan (pastikan raginya sudah ada sertifikat Halal) *
1 tangkai serai, memarkan
1 lembar daun salam
2 cm lengkuas, dimemarkan
400 cc santan (jika membeli santan instant perhatikan sertifikat halalnya)
minyak untuk menggoreng (usahakan menggunakan minyak goreng yang sudah bersertifikat halal dan tidak menggunakan minyak goreng curah dan minyak goreng bekas)

Bumbu Halus (dianjurkan utk menggunakan bumbu alami sebab bumbu instant dikhawatirkan ada penambahan pewarna yang belum jelas status kehalalannya)

5 butir bawang merah
3 siung bawang putih
1 sendok teh ketumbar
4 butir kemiri
2 cm kunyit
2 cm jahe
1/2 sendok makan garam

Cara

1. Tusuk-tusuk ayam dengan garpu. Taburi ragi instan. Diamkan 5 jam. Lumuri ayam dengan bumbu lalu diamkan lagi 1 jam.

2. Masukkan ayam ke panci presto tuangkan santan. Tambahkan serai, daun salam dan lengkuas. Masak selama 1 jam.

3. Keluarkan ayam dari panci presto lalu dinginkan.

4. Goreng sampai matang.

* akan dibahas pada tulisan selanjutnya, kenapa ragi instant dikhawatirkan kehalalannya.

Sumber : LPPOM MUI Provinsi Kepulauan Riau (Mesjid Raya Batam, Batam Centre 0778-469911) per tgl 29 Juli 2008

DAFTAR RUMAH POTONG HEWAN YG BERSERTIFIKAT HALAL
No Nama Perusahaan Alamat
1 Bukit Mas ( Ikral ) Pasar Puja Bahari No 40, Nagoya
2 Sekawan Unggas Sei Pancur Blok B No:4
3 Subur Aneka Unggas, PT Pasar Puja Bahari Kios No 57 & 82, Nagoya
4 Balai Agribisnis OB Tanjung Riau
5 A. Rahman Masjid Baiturrahman Sekupang
6 Sumber Rezeky Samarinda Kios No 12 Lt 01
7 Albanjari Komp. Pasar Pujabahari Kios 05-06, Nagoya
8 Putra Rezeki Pertokoan Hang Kesturi Batam Centre Tidak diperpanjang
9 Batamas Poultry Shop Ruko Pasar Panatra Mas Blok C/2, Tg Piayu Tidak diperpanjang
10 Mitratani Barelang, PT Komp. Pergudangan Blue Point No 07, B.. Ampar
11 Mega Adrial Group Pasar Pujabahari Kios No 40, Nagoya
12 Toko Surya Mekar Semesta (SMS) Komp. Pasar Pujabahari Kios No 54, Nagoya
13 Dwi Jaya Raya Pasar Cipta Puri No 31A, Tiban
14 Inki Hen Bengkong Angkasa Blok B/9
15 Kurnia Ilahi Bengkong Centre C/12 (Psr Bengkong Centre)
16 Kios Ayam Segar Pasar Pujabahari Kios No 20, Nagoya
17 Yopi Putra Tos 3000 Lt 1 Kios No 01, Nagoya

Akhir-akhir ini sering diulas di televisi tentang kemasan plastik yang berbahaya. Coba kita perhatikan di sekitar kita, sudah dipenuhi dengan sampah plastik yang tentunya sangat sulit untuk didaur ulang. Kita juga sering menjumpai berbagai macam plastik mulai dari tas kresek dengan berbagai macam warna ( merah, putih, hitam dll), toples tempat makanan, botol air minum, botol susu, gantungan baju, compact disk (CD), pipa paralon dll yang semuanya itu mengandung plastik juga kan???

Tentunya kita sebagai manusia awam tidak tahu mana plastik yang aman
dan yang tidak aman. Tetapi ternyata sudah diatur dan ditetapkan secara
internasional sehingga di negara manapun di dunia ini menggunakan kode dan
simbol yang sama. Namun sayang masih banyak yang belum mengetahui
seperti apa kode dan simbol tersebut. Bagi manusia awam kode dan simbol
tersebut sangat penting untuk diketahui karena berkaitan dengan jenis bahan
serta cara dampak pemakaiannya.

Kode ini dikeluarkan oleh The Society of Plastic Industry pada tahun
1998 di Amerika Serikat dan diadopsi oleh lembaga-lembaga pengembangan
sistem kode, seperti ISO (International Organization for Standardization) .

Secara umum tanda pengenal plastik tersebut:
1. Berada atau terletak di bagian bawah
2. Berbentuk segitiga
3. Di dalam segitiga tersebut terdapat angka
4. Serta nama jenis plastik di bawah segitiga

Tanda pengenal plastik itu dibagi menjadi 7 buah kelompok. Serta 3 tambahan sehingga totalnya ada 10 buah. Tanda-tanda plastik tersebut adalah:

JENIS KE 1:

Tanda ini biasanya tertera logo daur ulang dengan angka 1 di tengahnya
serta tulisan PETE atau PET (polyethylene terephthalate) di bawah segitiga. Biasa dipakai untuk botol plastik, berwarna jernih/transparan/ tembus pandang seperti botol air mineral, botol jus, dan hampir semua botol minuman lainnya. BOTOL JENIS PET/PETE ini direkomendasikan HANYA SEKALI PAKAI. Bila terlalu sering dipakai, apalagi digunakan untuk menyimpan air hangat apalagi panas, akan mengakibatkan lapisan polimer pada botol tersebut akan meleleh dan mengeluarkan zat karsinogenik (dapat menyebabkan kanker) dalam jangka panjang.

JENIS KE 2:

Umumnya, pada bagian bawah kemasan botol plastik, tertera logo daur ulang
dengan angka 2 di tengahnya, serta tulisan HDPE (high density polyethylene) di bawah segitiga. Biasa dipakai untuk botol susu yang berwarna putih susu, tupperware, galon air minum, kursi lipat, dan lain-lain. HDPE memiliki sifat bahan yang lebih kuat, keras, buram dan lebih tahan terhadap suhu tinggi. HDPE merupakan salah satu bahan plastik yang aman untuk digunakan karena kemampuan untuk mencegah reaksi kimia antara kemasan plastik berbahan HDPE dengan makanan/minuman yang dikemasnya. Sama seperti PET, HDPE juga direkomendasikan hanya untuk sekali pemakaian karena pelepasan senyawa antimoni trioksida terus meningkat seiring waktu.

JENIS KE 3:

Tertera logo daur ulang (terkadang berwarna merah) dengan angka 3 di tengahnya, serta tulisan V. V itu berarti PVC (polyvinyl chloride), yaitu jenis plastik yang paling sulit didaur ulang. Plastik ini bisa ditemukan pada plastik pembungkus (cling wrap), dan botol-botol. Reaksi yang terjadi antara PVC dengan makanan yang dikemas dengan plastik ini berpotensi berbahaya untuk ginjal, hati dan berat badan. Sebaiknya kita mencari alternatif pembungkus makanan lain (bukan bertanda 3 dan V) seperti plastik yang terbuat dari polietilena atau bahan alami (daun pisang misalnya).

JENIS KE 4:

Tertera logo daur ulang dengan angka 4 di tengahnya, serta tulisan LDPE.
LDPE (low density polyethylene) yaitu plastik tipe cokelat (thermoplastic/ dibuat dari minyak bumi), biasa dipakai untuk tempat makanan, plastik kemasan, dan botol-botol yang lembek. Sifat mekanis jenis plastik LDPE adalah
1. Kuat,
2. Agak tembus cahaya,
3. Fleksibel dan permukaan agak berlemak.
4. Pada suhu di bawah 60oC sangat resisten terhadap senyawa kimia,
5. Daya proteksi terhadap uap air tergolong baik,
6. Kurang baik bagi gas-gas yang lain seperti oksigen.
7. Plastik ini dapat didaur ulang, baik untuk barang-barang yang memerlukan fleksibilitas tetapi kuat, dan memiliki resistensi yang baik terhadap reaksi kimia.
Barang berbahan LDPE ini sulit dihancurkan, tetapi tetap baik untuk tempat
makanan karena sulit bereaksi secara kimiawi dengan makanan yang
dikemas dengan bahan ini.

JENIS KE 5:

Tertera logo daur ulang dengan angka 5 di tengahnya, serta tulisan PP.
Karakteristik adalah biasa botol transparan yang tidak jernih atau berawan. Polipropilen lebih kuat dan ringan dengan daya tembus uap yang rendah, ketahanan yang baik terhadap lemak, stabil terhadap suhu tinggi dan cukup mengkilap. Jenis PP (polypropylene) ini adalah pilihan bahan plastik terbaik, terutama untuk tempat makanan dan minuman seperti tempat menyimpan makanan, botol minum dan terpenting botol minum untuk bayi.
Carilah dengan kode angka 5 bila membeli barang berbahan plastik
untuk menyimpan kemasan berbagai makanan dan minuman.

JENIS KE 6:

Tertera logo daur ulang dengan angka 6 di tengahnya, serta tulisan PS. PS
(polystyrene) ditemukan tahun 1839, oleh Eduard Simon, seorang apoteker
dari Jerman, secara tidak sengaja. PS biasa dipakai sebagai bahan tempat
makan styrofoam, tempat minum sekali pakai, dan lain-lain. Polystyrene
merupakan polimer aromatik yang dapat mengeluarkan bahan styrene ke dalam
makanan ketika makanan tersebut bersentuhan. Selain tempat makanan, styrene juga bisa didapatkan dari asap rokok, asap kendaraan dan bahan konstruksi gedung. Bahan ini harus dihindari, karena selain berbahaya untuk kesehatan otak, mengganggu hormon estrogen pada wanita yang berakibat pada masalah reproduksi, dan pertumbuhan dan sistem syaraf, juga karena bahan ini sulit didaur ulang. Pun bila didaur ulang, bahan ini memerlukan proses yang sangat panjang dan lama. Bahan ini dapat dikenali dengan kode angka 6, namun bila tidak tertera kode angka tersebut pada kemasan plastik, bahan ini dapat dikenali dengan cara dibakar (cara terakhir dan sebaiknya dihindari). Ketika dibakar, bahan ini akan
mengeluarkan api berwarna kuning-jingga, dan meninggalkan jelaga.

JENIS KE 7:

Tertera logo daur ulang dengan angka 7 di tengahnya, serta tulisan
OTHER.
Untuk jenis plastik 7 Other ini ada 4 jenis, yaitu:
1. SAN – styrene acrylonitrile,
2. ABS – acrylonitrile butadiene styrene,
3. PC – polycarbonate,
4. Nylon
Dapat ditemukan pada tempat makanan dan minuman seperti botol minum
olahraga, suku cadang mobil, alat-alat rumah tangga, komputer, alat-alat
elektronik, dan plastik kemasan. SAN dan ABS memiliki resistensi yang tinggi terhadap reaksi kimia dan suhu, kekuatan, kekakuan, dan tingkat kekerasan yang telah ditingkatkan. Biasanya terdapat pada mangkuk mixer, pembungkus termos, piring, alat makan, penyaring kopi, dan sikat gigi, sedangkan ABS biasanya digunakan sebagai bahan mainan lego dan pipa.
Plastik dengan jenis 7 yaitu SAN dan ABS merupakan salah satu bahan
plastik yang sangat baik untuk digunakan dalam kemasan makanan ataupun
minuman. Bagaimana jenis plastik dengan kode 7 serta tulisan PC? PC – atau
nama Polycarbonate dapat ditemukan pada botol susu bayi, gelas anak batita
(sippy cup), botol minum polikarbonat, dan kaleng kemasan makanan dan
minuman, termasuk kaleng susu formula. Dapat mengeluarkan bahan utamanya
yaitu Bisphenol-A ke dalam makanan dan minuman yang berpotensi merusak
sistem hormon, kromosom pada ovarium, penurunan produksi sperma, dan
mengubah fungsi imunitas. Dianjurkan tidak digunakan untuk tempat makanan
ataupun minuman. Ironisnya botol susu sangat mungkin mengalami proses
pemanasan, entah itu untuk tujuan sterilisasi dengan cara merebus, dipanaskan dengan microwave, atau dituangi air mendidih atau air panas.

Apakah yang Dapat Kita Peroleh dari Informasi SIMBOL PLASTIK Tersebut?
1. Harus bijak dalam menggunakan plastik, khususnya kode 1, 3, 6, dan 7
(PC), seluruhnya memiliki bahaya secara kimiawi. Gunakan hanya sekali
pakai!
2. Akan aman bila menggunakan plastik dengan kode 2, 4, 5, dan 7 (SAN
atau ABS).

Satu lagi yang perlu diwaspadai dari penggunaan plastik dalam industri makanan adalah kontaminasi zat warna plastik dalam makanan contohnya kita sering membeli gorengan di pinggir jalan, suka minta sama penjualnya yang panas lalu setelah digoreng dimasukkan ke kantong kresek hitam. Ternyata zat pewarna hitam ini kalau terkena panas, bisa terurai, terdegradasi menjadi bentuk zat radikal beracun yang berbahaya bagi kesehatan terutama dapat menyebabkan sel tubuh berkembang tidak terkontrol seperti pada penyakit kanker.Makanya mulai sekarang sebisa mungkin hindari membungkus makanan dengan tas kresek ya! Terutama makanan yang masih panas. Demi panjang umur…. hehehe….

Dan tips buat kita semua bagi para orang tua yang masih memerlukan botol susu untuk putra-putrinya:
1. Pilih dan gunakan botol susu bayi berbahan kaca, atau plastik jenis 4 atau 5.
2.Gunakanlah cangkir bayi berbahan stainless steel, atau plastik jenis
4 atau 5.
3. Untuk dot, gunakanlah yang berbahan silikon, karena tidak
akan mengeluarkan zat karsinogenik sebagaimana pada dot berbahan latex.
4. Cegah penggunaan botol susu bayi dan cangkir bayi (dengan lubang
penghisapnya) berbahan jenis 7 PC (polycarbonate),
5. Jika penggunaan plastik berbahan polycarbonate tidak dapat dicegah, janganlah menyimpan air minum ataupun makanan dalam keadaan panas. Hindari penggunaan botol plastik untuk menyimpan air minum (biasa digunakan untuk tempat air putih didalam kulkas). Jika penggunaan botol plastik berbahan PET (kode 1) dan HDPE (kode 2), tidak dapat dicegah, gunakanlah hanya sekali pakai dan segera dihabiskan. Gantilah dengan botol stainless steel atau gelas/kaca.
Cegahlah memanaskan makanan yang dikemas dalam plastik, khususnya
pada microwave oven, bungkuslah terlebih dahulu makanan dengan daun
pisang atau kertas sebelum dibungkus dengan plastik pembungkus ketika akan
dipanaskan di microwave oven. Cegah menggunakan kemasan plastik untuk mengemas makanan berminyak atau berlemak. Cobalah untuk mulai menggunakan kemasan berbahan kain untuk membawa sayuran, makanan, ataupun belanjaan. Cegah penggunaan piring dan alat makan plastik untuk masakan. Gunakanlah alat makan berbahan stainless steel, kaca, keramik, dan kayu.

Sumber :

  • Diktat Kuliah pengemasan
  • http.Matoa.org

Dalam tulisan sebelumnya telah disebutkan bahwa salah satu pengawet makanan yang berbahaya yang sering dipakai oleh manusia adalah formalin dikarenakan biayanya lebih murah serta awetnyapun cukup lama. Biasanya makanan yang sering dikonsumsi oleh kita dan banyak mengandung formalin adalah ikan asin, mie, tahu, baso, ikan basah dll. Pada beberapa penderita kanker setelah ditelusuri makanan apa yang paling banyak mereka konsumsi adalah beberapa makanan tersebut diatas, terutama mie, bakso dan ikan asin. Padahal jajanan inilah yang paling sering dikonsumsi sehari-hari oleh kita semua.

Formalin adalah larutan yang tidak berwarna  dan baunya sangat menusuk. Di dalam formalin terkandung sekitar 37% formaldehid dalam air. Biasanya ditambahkan metanol hingga 15% sebagai pengawet. Formalin dikenal sebagai bahan pembunuh hama (desinfektan) dan banyak digunakan dalam industri.

Nama lain formalin yaitu : Formol, Methyl aldehyde, Paraforin, Morbicid, Oxomethane, Polyoxymethylene glycols, Methanal, Formoform, Superlysoform, Formic aldehyde, Formalith, Tetraoxymethylene, Methyl oxide, Karsan, Trioxane, Oxymethylene, Methylene glycol

Penggunaan Formalin

  • Pembunuh Kuman, sehingga dimanfaatkan untuk pembersih lantai, kapal, gudang dan pakaian.
  • Pembasmi lalat dan berbagai serangga lain.
  • Bahan pembuatan sutra buatan, zat pewarna, cermin kaca dan bahan peledak.
  • Dalam dunia fotografi biasanya digunakan untuk pengeras lapisan gelatin dan kertas.
  • Bahan pembuatan pupuk dalm bentuk urea.
  • Bahan pembuatan produk parfum.
  • Bahan pengawet produk kosmetika dan pengeras kuku, biasanya dipakai untuk pengawet mayat.
  • Pencegah korosi untuk sumur minyak.
  • Bahan untuk insulasi busa.
  • Bahan perekat untuk produk kayu lapis (plywood)
  • Dalam konsentrasi yang sangat kecil(<1 %) digunakan sebagai pengawet untuk berbagai barang konsumen seperti pembersih rumah tangga, cairan pencuci piring, pelembut, perawat sepatu, shampoo mobil, lilin dan karpet.

Bahaya utama formalin jika terhirup, mengenai kulit dan tertelan manusia, dapat menimbulkan luka bakar pada kulit, iritasi pada saluran pernafasan, reaksi alergi dan bahaya kanker. Jadi kalau memang sengaja ditambahkan ke dalam makanan kita, tentu akibatnya akan sangat fatal sekali.

Sumber :

  • Nurbowo (supervisi DR H Anton Apriyantono) 18 langkah Memilih produk halal nasional dan dunia
  • Diktat Kuliah Pengawetan Makanan

Ada tiga cara pengawetan Makanan, yaitu pengawetan secara alami, pengawetan secara biologis, pengawetan secara kimiawi.

Pengawetan secara alami meliputi pemanasan dan pendinginan, misalnya penyimpanan dikulkas dua pintu hot and cool.

Pengawetan secara biologis, misalnya peragian (fermentasi), adalah pengawetan dengan menggunakan jasa enzim. Enzim adalah suatu katalisator biologis yang dihasilkan oleh sel-sel hidup dan dapat membantu mempercepat bermacam-macam reaksi biokimia. Enzim yang terdapat dalam makanan dapat berasal dari bahan mentahnya atau mikroorganisme yang terdapat pada makanan tersebut.

Bahan makanan seperti daging, ikan, susu, buah-buahan dan biji-bijian mengandung enzim tertentu secara normal ikut aktif bekerja di dalam bahan tersebut.

Enzim dapat menyebabkan perubahan dalam bahan pangan. Perubahan itu bisa menguntungkan dan merugikan. Yang menguntungkan bisa dikembangkan semaksimal mungkin, yang merugikan harus dicegah. Perubahan yang terjadi dapat berupa rasa, warna, bentuk, kalori, dan sifat-sifat lainnya.

Enzim penting dalam pengolahan daging antara lain bromelin dari nenas, dan papain dari getah buah atau daun pepaya.

Enzim bromelin didapat dari buah nenas, digunakan untuk mengempukkan daging. Aktifitasnya dipengaruhi oleh kematangan buah, konsentrasi pemakaian dan waktu penggunaan. Untuk memperoleh hasil maksimum sebaiknya digunakan buah yang muda. Semakin banyak nenas yang digunakan, semakin cepat proses bekerjanya.

Enzim papain, berupa getah pepaya, disadap dari buahnya yang berumur 2,5 – 3 bulan. Dapat digunakan untuk mengempukkan daging, bahan penjernih pada industri minuman bir, industri tekstil, industri penyamakan kulit, industri pharmasi dan alat-alat kecantikan (kosmetik) dan lain-lain. Enzim papain biasa diperdagangkan dalam bentuk serbuk putih kekuningan, halus, dan kadar airnya 8%. Enzim ini harus disimpan dibawah suhu 60 derajat C. Pada 1 (satu) buah pepaya dapat dilakukan 5 kali sadapan. Tiap sadapan menghasilkan lebih kurang 20 gram getah. Getah dapat diambil setiap 4 hari dengan jalan menggores buah dengan pisau.

Pengawetan Kimiawi

Selain secara alami dan biologis, pengawetan juga bisa menggunakan bahan-bahan kimia seperti gula pasir, garam dapur, nitrat, nitrit, natrium benzoat, asam propionat, asam sitrat, garam sulfat dan lain-lain.

Proses pengasapan juga termasuk cara kimia sebab bahan-bahan kimia dalam asap dimasukkan ke dalam makanan yang diawetkan. Apabila jumlah pemakaiannya tepat, pengawetan dengan bahan-bahan kimia dalam makanan sangat praktis karena dapat menghambat berkembangbiaknya mikroorganisme seperti jamur atau kapang, bakteri dan ragi.

Salah satu bahan pengawet kimiawi adalah asam sitrat (citric acid). Ia merupakan senyawa intermedier dari asam organik yang berbentuk kristal atau serbuk putih. Asam sitrat ini mudah larut dalam air, spiritus, dan ethanol, tidak berbau, rasanya sangat asam, serta jika dipanaskan akan meleleh kemudian terurai yang selanjutnya terbakar sampai menjadi arang.

Asam sitrat juga terdapat dalam sari buah-buahan seperti nenas, jeruk, lemon, markisa. Asam ini dipakai untuk meningkatkan rasa asam (mengatur tingkat keasaman) pada berbagai pengolahan minum, produk air susu, selai, jeli, dan lain-lain. Asam sitrat berfungsi sebagai pengawet pada keju dan sirup, digunakan untuk mencegah proses kristalisasi dalam madu, gula-gula (termasuk fordant), dan juga untuk mencegah pemucatan berbagai makanan, misalnya buah-buahan kaleng dan ikan. Larutan asam sitrat yang encer dapat digunakan untuk mencegah pembentukan bintik-bintik hitam pada udang. Penggunaan maksimum dalam minuman adalah sebesar 3 gram/liter sari buah.

Garam dapur (natrium klorida) juga termasuk bahan penghambat pertumbuhan mikroba. Sering digunakan untuk mengawetkan ikan dan dan juga bahan-bahan lain. Penggunaan maksimum dalam minuman adalah sebesar 3 gram/liter per sari buah.

Demikian pula gula pasir, misalnya dapat digunakan sebagai pengawet dan lebih efektif bila dipakai dengan tujuan menghambat pertumbuhan bakteri. Sebagai bahan pengawet, penggunaan gula pasir minimal 3% atau 30 gram/kg bahan. Itulah beberapa contoh pengawet yang relatif aman. Tapi lantaran pedagang ingin praktis dan untung banyak, justru pengawet mayat formalin yang banyak digunakan. Bila hal ini dilandasi prinsip “tujuan menghalalkan segala cara “(al ghoyah tubarrirul washilah) maka pelakunya layak dikenai sanksi.

Bahaya Formalin bisa dibaca pada tulisan selanjutnya.

JAKARTA – Prospek pasar dari produk pangan halal terbilang amat cerah. Menurut Mentan Anton Apriyantono, sedikitnya 1,6 milyar Muslim membutuhkan pangan halal dengan nilai lebih dari 600 milyar dolar AS. Di Eropa saja terdapat sekitar 30 juta Muslim punya daya beli tinggi terhadap aneka pangan halal.

Berbicara dalam Seminar Nasional MUI bertema “Urgensi Sertifikasi Halal Dalam Merebut Pasar Nasional dan Pasar Global” di Hotel Sultan Jakarta, Rabu (28/2), Mentan melukiskan dalam sepuluh tahun ke depan, pemasaran produk halal di Asia akan berlipat dua. Khusus di Indonesia, Cina, pakistan dan India, menurut Global Food Research and Advisory Sdn Bhd, setiap tahun pasar produk halal rata-rata tumbuh 7 %. Indonesia sendiri, sebagai negara berpenduduk 235 juta dan mayoritas Muslim, tambah Mentan, merupakan pangsa pasar yang amat menggiurkan. Potensi pasar yang besar akan menjadi rebutan banyak perusahaan dari sejumlah negara. Produsen yang cerdas dan jeli akan segera mensertifikasi produknya agar memenuhi standar kehalalan dan berusaha menembus pasar Muslim tanpa mengurangi pangsa pasar non-muslim. ‘’Peluang pasar produk halal yang demikian besar juga akan menumbuhkan usaha pelabelan halal yang pada gilirannya akan menumbuhkan industri produk bersertifikat halal.’’

Pada bagian lain, Mentan yang telah melahirkan sejumlah buku pangan halal menegaskan bahwa kehalalan suatu produk akan menentramkan konsumen. Produk halal tidak saja memenuhi kebutuhan aspek keimanan dan ketakwaan, melainkan juga terjaga dari segi kualitas dan hygienisnya. Itulah sebabnya, produk halal amat didambakan dan dicari oleh konsumen Muslim. Sementara konsumen non-Muslim juga dijamin memperoleh produk yang diproses secara sehat, bersih dan aman dikonsumsi.

Dengan tingkat pendidikan konsumen yang meningkat dan akses informasi yang kian luas, lanjut Mentan, konsumen akan semakin kritis dan peduli dengan masalah halal. Negara berkewajiban menjamin halalnya makanan, minuman, obat, kosmetika dan produk-produk lainnya melalui hukum dan peraturan.

Pada kesempatan itu, Mentan mengimbau agar masyarakat waspada terhadap kemungkinan masuknya produk tidak halal. Sebagai negara tujuan impor yang relatif besar, Indonesia rentan dimasuki aneka produk tidak halal. ‘’Jangan sampai kegemparan yang pernah terjadi di beberapa negara terjadi di sini.’’ Akhir 2006, warga Malaysia telah dibuat heboh oleh hadirnya sosis dan mie berlabel halal palsu. Tahun 1997, Deptan AS telah menjatuhkan sanksi bagi perusahaan daging yang memalsukan label halal. Untuk mencegah munculnya produk halal palsu lainnya, Negara Bagian California dan New jersey memberlakukan undang-undang produk halal dengan sanksi denda bagi siapa saja yang menjual dan mempromosikan produk/makanan berlabel halal palsu.

Di Indonesia, isue produk halal palsu belum seheboh di dua negara tersebut. Namun begitu, bukan berarti umat Muslim di sini bisa tenang-tenang saja. Lembaga Pengawas Produk Obat dan makanan (LPPOM) MUI sejauh ini telah menerbitkan 4.706 lembar sertifikat halal untuk sekitar 20 ribu jenis produk dari 1.500 perusahaan. (***)

http://antonapriyantono.com

Ada beberapa menu masakan sea food yang biasa di pesan dirumah makan sea food, yaitu sop ikan, ikan bakar, tumis kangkung, baby kaylan, udang goreng tepung, cah taoge ikan asin, sotong goreng tepung, Cap Cay. Biasanya makanan yang proses masakannya dengan ditumis, tak lepas dari angciu yaitu bumbu masakan cina yang artinya adalah arak merah. Angciu bukanlah suatu bahan tambahan atau bumbu yang ditambahkan alkohol melainkan angciu sendiri adalah artinya arak merah dalam bahasa cina. Jelas sekali kalau arak adalah jenis khamar yang kadar alkoholnya sangat tinggi. jadi seandainya ingin makan di sebuah restaurant yang menghadirkan makanan tersebut diatas, pastikan mereka tidak menggunakan arak tersebut. Biasanya ciri-ciri rumah makan yang menggunakan angciu adalah pada saat memasak akan timbul nyala api yang cukup besar. Ada yang mengatakan bahwa bumbu yang hanya ditambahkan sedikit saja tidak mengharamkan makanan tersebut. Padahal jelas dalam Alquran tidak ada ayat yg menyebutkan bahwa boleh ataupun halal mengkonsumsi alkohol sedikit misalnya 1 % ???? So..

Penggunaan angciu ini biasanya hanya sekedar sebagai aroma agar makanan tersebut tercium kelezatannya. Oleh karenanya sudah banyak rumah makan dan koki-koki yang sadar akan kehalalan, segera menggantikan angciu dengan air jahe segar atau bisa juga kecap asin yang ditambah dengan perasan air jeruk nipis atau lemon.

kalau untuk restaurant jepang biasanya mereka menggunakan sejenis mirin atau sake (sejenis arak)untuk bumbu masakannya. Biasanya jarang restaurant jepang yang tidak melepaskan bumbu mirin ini. Jadi Restaurant Jepang yang belum mendapatkan sertifikat halal biasanya kebanyakan memang masih menggunakan bumbu ini. Jika Masakan cina yang sudah banyak dihidangkan dirumah makan pinggir jalan/pujasera ataupun food court bisa diakali dengan bumbu-bumbu alami yang lain, untuk masakan jepang agak sulit. karena masakannya pun jarang dikonsumsi khalayak ramai sebagaimana masakan sea food ala cina (penulis mengatakan demikian karena budaya masakan cina memang sudah mendarah daging di Indonesia) dan kebanyakan di daerah-daerah yang mempunyai menu masakan yang berbeda-beda, masakan sea food ala cina ini pun sudah dimodifikasi sedemikian rupa sehingga penyajiannya pun juga berbeda-beda.

Beberapa alternatif pengganti bahan-bahan tambahan yang beralkohol :

Ang Ciu : Alternatifnya adalah campuran kecap asin dan perasan jeruk limau.
Mirin : Alternatifnya adalah jus anggur yang dicampur dengan perasan air jeruk lemon.
Red Wine : Alternatifnya adalah jus anggur, jus cranberry dan jus tomat.
Bourbon : Alternatifnya adalah ekstrak vanilla, jus cranberry atau jus anggur.
Brandy : Alternatifnya adalah sirup buah cerry atau selai cerry.
Muscat : Alternatifnya adalah jus anggur yang ditambah dengan air dan gula putih.
Vodka : Alternatifnya adalah sari buah apel atau jus anggur dicampur dengan perasan jeruk nipis.
White brandy : Alternatifnya adalah anggur, sari buah apel, kaldu sayuran maupun air biasa.
Apple Brandy : Alternatifnya adalah jus apel tanpa pemanis

Halaman Berikutnya »