Anda memerlukan pengetahuan bagaimana cara mengurusnya ?
siapkanlah beberapa syarat berikut :
1. Mengisi Formulir yang disediakan. (bisa dilakukan di kantor sambil membawa berkas berkas lainnya sesuai point selanjutnya)
2. Surat surat izin usaha mis : domisili, dokumen usaha (CV atau PT) surat izin dinkes, PIRT dll, namun jika belum bisa dilampirkan, bisa menyusul.
3. Fotokopy KTP pemilik/direktur.
4. Kelengkapan syarat syarat halal jika sudah mempunyai mis : sertifikat halal ayam dan daging bagi katering atau sertifikat halal bahan tambahan makanan misal nya pewarna pengawet dll.
5. Foto 3 X 4 warna 2 lembar bagi pemilik
6. Surat Permohonan ditujukan kepada Direktur LPPOM MUI Kepri dilampiri materai 6000 yang ditandatangani pemilik/direktur.
7. Uang Pendaftaran sebesar 50 rb rupiah
8. Keterangan lebih lanjut bisa menghubungi admin di 0778-469911 di kantor MUI lantai basement Masjid Raya Batam Center.

Info penting lain

- diharapkan tidak melalui jasa/calo/perantara lainnya, agar tidak terjadi kesimpangsiuran info maupun biaya admin yang tidak jelas, pengurusan sebaiknya diurus sendiri oleh pemilik atau pegawai perusahaan tersebut.
- Setelah berkas masuk, saudara akan menunggu panggilan untuk diaudit oleh auditor LPPOM MUI ke rumah makan/restaurant/Katering saudara pada waktu yg disepakati bersama.
- Audit akan dilakukan pada dapur yang sedang berproduksi.
- Auditor yg akan hadir biasanya 2 – 3 orang tergantung besarnya jenis usaha yg akan diaudit, membawa surat tugas dan tanda pengenal auditor.
- Pada saat pelaksanaan audit, pemilik usaha di harapkan untuk menjemput auditor ke kantor LPPOM MUI dan kemudian setelah pekerjaan audit dilakukan auditor, kemudian pemilik usaha akan mengantar auditor kembali ke kantor LPPOM MUI.
- klasifikasi jenis usaha (besar/kecil/menengah) akan diketahui langsung dilapangan oleh auditor berdasarkan pantauan auditor dan berdasarkan berkas usaha yg terlampir.
- mengenai besarnya biaya yg dikenakan bisa langsung menghubungi administrasi di telpon link yang sudah disebutkan, dan biaya nya juga langsung ditransfer ke rekening bank syariah yang ditunjuk.
- Jika proses audit sudah dilakukan, dan biaya sudah ditransfer, berkas akan disidangkan oleh komisi fatwa MUI, dan setelah dinyatakan halal oleh sidang, sertifikat halal sudah bisa dicetak dan pemilik usaha akan diundang untuk hadir mendapatkan penjelasan seputar komitmen menjaga agar usaha nya tetap halal serta serah terima sertifikat halal.
- proses tersebut biasanya memakan waktu lebih kurang 2 minggu atau 14 hari kerja sejak di audit.
- pemilik usaha akan mendapatkan sertifikat serta stiker logo halal MUI.
- kerjasama yang baik dari pemilik usaha lebih diutamakan demi kelancaran pengurusan

sekilas info semoga bermanfaat

(Sumber Admin LPPOM MUI Kepri)

Batam betul betul ingin mendongkrak pariwisata nya dengan menjual kuliner nusantara kepada setiap turis mancanegara. Terutama turis singapura dan malaysia. Namun sudah siapkah batam menghadapi pertanyaan dari para turis muslim mengenai kehalalan makanan nusantara yang disajikan tersebut ?

http://batampos.co.id/metropolis/metropolis/angkat_pamor_masakan_nusantara/

Atau karena mayoritas masakan yang disajikan di batam adalah masakan daerah dari suku tertentu yang sangat menjunjung tinggi nilai-nilai keislaman, jadi mungkin tidak perlu diragukan kehalalannya ? Mungkinkah jika pemiliknya adalah seorang Haji, akan menggunakan bahan yang tidak halal dalam masakannya ? Cukupkah kepercayaan kita berdasarkan hal-hal yang demikian ?. Sementara mayoritas turis terutama yang sering datang dari malaysia sering mempertanyakan status kehalalan rumah makan yang ada di batam. Sangat sulit memilih rumah makan halal di sebuah negara yang berpenduduk mayoritas muslim, dan sangat mudah sekali mencari rumah makan halal di negara singapura karena pengaturan rumah makan disana sudah dengan jelas memisahkan dan menghormati hak-hak penduduk muslimnya.

Tapi kalau dinas pariwisata batam sudah memperhatikan hal tersebut, mungkin sudah tidak ada kendala lagi bagi batam untuk mendongkrak pariwisata nya dengan menjual wisata kuliner. jadi tidak perlu jauh-jauh untuk menikmati coto makassar, soto medan, nasi rawon, sate madura atau masakan bebek bali karena semuanya sekarang sudah ada di batam. Sudah terjaga kehalalan dan kebersihannya.  Mudah-mudahan pesta masakan nusantara ini tidak hanya pesta “satu malam” saja di hotel berbintang (meskipun hotelnya pun belum mempunyai restaurant yang bersertifikat halal) namun juga sekaligus menarik minat turis tersebut untuk datang “setiap saat” ke batam, sehingga bisnis restaurant/rumah makan di batam pun ikut terdongkrak.

Pilihan makan tidak hanya didominasi oleh turis non muslim dari negara singapura yang datang tiap-tiap akhir pekan, ke food court food court atau warung -warung tenda yang memang bebas menjual minuman beralkohol ataupun kedai kedai kopi di daerah nagoya yang banyak menawarkan makanan ala chinese. Namun wisata kuliner yang dijual pun memberikan hak yang sama, bagi turis muslim yang  ingin menikmati makanan nusantara, tidak dicampur dengan hingar bingar musik karaoke dan bau minuman keras beralkohol.

Bagi turis non muslim tidak ada halangan untuk menikmati masakan apa saja kan ? tapi bagi umat muslim baik turis muslim maupun masyarakat setempat, tentunya perlu mendapatkan hak pelayanan yang baik dari pemerintah untuk mendapatkan kenyamanan tersebut. Artinya sebagai muslim yang baik dan kafah tentunya “tidak akan datang” ke sebuah rumah makan yang masih belum jelas status kehalalannya.

jadi apa kelanjutannya dari pesta masakan nusantara yang sudah diadakan waktu itu ? …kita tunggu …

Untuk memaksimalkan jalannya Olimpiade yang lalu, China membuka rumah makan dan warung berlabel “Halal”. Langkah ini diambil guna memberikan pelayanan yang nyaman bagi para tamu dan peserta dari negara-negara Muslim.

“Kami telah menganggarkan uang belanja sebanyak 4,7 juta dollar untuk membangun sekitar 2000 rumah makan dan warung berlabel ‘Halal’ di sekitar arena olimpiade,” demikian ungkap Wo Xing, wakil walikota Peking.

Dalam perhelatan olah raga sedunia tersebut, diperkirakan lebih dari 10.000 atlet dan tamu dari negara-negara Muslim akan datang ke China. Terkait dibukanya 2000 rumah makan dan warung “Halal” itu, panitia Olimpiade China melakukan kerjasama sungguh-sungguh dengan masyarakat Muslim China.

“Kami telah berhubungan dengan dewan Syari’ah Muslim Peking untuk dapat bekerjasama menjayakan acara ini, utamanya penyembelihan hewan, pembagian daging, hingga cara memasak dan menyajikan.”

“Kami harap, umat Muslim yang mengunjungi Olimpiade di negeri kami ini dapat dengan mudah menemukan rumah makan dan warung yang nyaman dan halal bagi mereka.”

Selain membuka rumah makan dan warung “halal”, pemerintah China juga melatih dan memberikan pembekalan kepada fihak keamanan olimpiade, agar dapat berinteraksi dengan baik dengan sesama umat beragama, dengan tidak menyinggung jati diri dan perasaan mereka.

Saat ini, di China terdapat sekitar 60 juta jiwa penduduk Muslim, dari total jumlah penduduk sebanyak 1300 juta jiwa.

Sumber: www.hidayatullah.com

Ada Tulisan Halal ? Sudah halal apa belum ?

Ada Tulisan Halal ? Sudah halal apa belum ?

Untuk mendukung wisata kuliner, restaurant dan rumah makan semakin banyak bermunculan. Baik di wilayah jodoh dan Nagoya maupun disekitar Batam centre yang merupakan pusat pemerintahan dimana kantor walikota batam, kantor DPRD batam serta kantor Otorita Batam ada disana.

Beberapa rumah makan yang cukup besar yang ada di Batam yaitu sbb :

1. RM Sunda – Bandung Resto – Batam Centre, (0778-463251) – belum perpanjang halal

2. RM Saung Sunda Sawargi di pelita, Halal

3. RM Batandur (panbil Mall), Halal

4. Bakery Van Holano – Nagoya, Halal

5. KFC – Harmoni Jodoh – Nagoya Hill – Mega Mall – BCS – DC Mall – Panbill Mall, Halal

6. Mc Donald Jodoh – Harmoni, Halal

7. RM Bakso Lap Tembak Senayan Jakarta Nagoya Hill – Mega Mall – DC Mall, Halal

8. Pizza HUT Raden Patah – Mega Mall, Halal

9. Toko Roti & Cake Takadeli – Batam Centre, Halal

10. Pempek Kolekta, Mega MALL

11. Morning Bakery (ada 4 Seipanas, Windsor, Nagoya Hill, Jodoh), Halal

12. Texas Fried Chicken – BCS, Halal

13. RM Kak Dadut – South Link Sei Ladi, Halal

14. AW – DC Mall, Nagoya Hill, Mega Mall, Halal

15. Bread House – Batam Centre, Halal

16. Ampera Barangin – Panbil – Teuku Umar, Halal

17. Ayam Goreng Fatmawati – Mega Mall, Halal

18. Soto Kuali Sukoharjo Halal

19. Cake pisang banana villa – Nagoya – Batam Centre – SP Plaza, Halal

Maksud tulisan ini adalah untuk memberikan informasi kepada masyarakat batam agar kritisi terhadap beberapa rumah makan yang belum peduli terhadap hak-hak muslim untuk mendapatkan makanan yang halal.  Kebanyakan yang terjadi adalah ada beberapa rumah makan yang menuliskan halal 100 % atau 100 % Halal tapi tidak pernah memperoleh sertifikat halal dari LPPOM MUI (ada banyak tempat di Batam Center, yang malah sangat dekat dengan Kantor Walikota Batam, Otorita Batam dan Mesjid Raya Batam, dimana yg sering makan disana adalah kebanyakan pegawai-pegawai dari instansi tersebut !). Informasi ini bisa ditambahkan oleh pembaca jika sekiranya ingin menambahkan dengan beberapa rumah makan yang belum ditambahkan di halaman ini, kami sangat menunggu sumbagsihnya. Biasanya kalau franchais (?) uda dapet sertifikat halal dari jakarta, mis KFC dll. Sekaligus juga informasi ini mungkin bisa dijadikan acuan untuk menikmati kuliner yang ada di Batam. Selamat Menikmati, bagi anda yang muslim carilah dan makanlah yang baik baik saja dan halal, sekaligus kritisi dan waspadalah terhadap apa yang anda makan !.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.