soft drink

Orang melayu menyebut soft drink adalah air kaleng, atau artinya air minum dalam kaleng. Entah itu minuman soft drink dengan berbagai macam aroma buah seperti cola maupun oranges, maupun minuman susu kedelai, teh, ataupun larutan penyegar. Tidak ketinggalan pula minuman kesehatan yang “berenergi”,serta minuman beralkohol rendah semuanya menggunakan kemasan kaleng atau air kaleng seperti sebutan orang melayu.

Pada kesempatan lebaran seperti ini setiap rumah pasti menyediakan minuman kaleng, ntah budaya modern yang menghinggapi sebagian orang saat ini yang perlu hidangan praktis, atau memang karena bonus THR kantor yang banyak diterima salah satunya adalah minuman kaleng ini.

Minuman soft drink rata-rata bukan dari olahan buah yang sesungguhnya. dan kebanyakan adalah perisa buatan atau perasa/ataupun aroma buatan. Dimana yang namanya buatan adalah merupakan senyawa sintetis dan bahan kimia yang nilai gizinya jelas tidak ada. berlebaran dengan kebiasaan mengkonsumsi minuman kaleng alias “air kaleng” dikhawatirkan membuat pencernaan /”perut” bereaksi karena selama 1 bulan pada siang hari kita tidak mengkonsumsi makanan. Sedangkan hari lebaran pertama yang kita konsumsi adalah minuman ini.  Diikuti pula dengan pola makan yang mendadak harus mengkonsumsi “ketupat” yang cukup padat, rendang yang padat, liat dan bersantan serta kue-kue lebaran yang serba manis dan bermentega, duh kasian sekali pencernaan kita harus mencerna makanan seberat itu serta merta. Biasanya anak-anak yang datang berduyun-duyun kerumah-rumah untuk berlebaran dan mendapatkan sedikit “uang lelah” tanda sukacita dari sang pemilik rumah akan mendapatkan juga sebotol minuman kaleng dengan segala macam variasi (ntah soft drink biasa atau minuman beralkohol). Pun dengan sukacita mereka akan menghabiskan minuman air kaleng tersebut. Alhasil makna puasa sebulan penuh jadi ternoda dengan kesenangan lebaran satu hari pertama. Baik dari segi ibadahnya maupun dari kesehatannya. lebaran 2 hari pencernaan kita praktis sudah amburadul, makan salah, buang air salah, lebaran ke tiga rumah sakit mulai penuh dengan pasien dengan masalah yang sama.

Air kaleng, yang diolah dan dikemas dalam kaleng punya tujuan lebih awet dan tahan lama bila dibandingkan dengan suguhan minuman syrup, jus maupun minuman segar lainnya. tentu saja pengawetnya pun ada. dari berbagai macam dan beraneka rupa merek-merek minuman kaleng ini sebagian besar masih belum jelas status kehalalannya, baik air kaleng lokal (wilayah kepri/batam) maupun air kaleng dari “luar” (nasional maupun negara tetangga). Apalagi yang disuguhkan adalah minuman kaleng beralkohol (yang katanya zero alkohol) ataupun minuman “berenergi” (yang diiklankan seketika minum akan langsung mendapatkan power/tenaga yang luar biasa). Sungguh makna puasa akan tetap hadir dalam keseharian kita selama 11 bulan berikutnya dengan kembali mengkomsumsi pola makan yang teratur lagi halal. Adat budaya tetap indah dipelihara, tapi ibadah serta raga tetap pula yang paling utama.