Brem

Adalah brem padat, jajanan khas Jawa Timur, yang memang cenderung tak ada masalah untuk dikonsumsi umat Islam. Yang perlu diwaspadai adalah brem yang berbentuk cair. Brem jenis ini biasanya banyak terdapat di Lombok dan Bali yang dikemas dalam botol.

Brem cair ini dibuat melalui proses fermentasi yang memanfaatkan jamur tertentu guna mengurai karbohidrat dan glukosa menjadi ether. Bahan bakunya terdiri dari ragi tape, beras ketan hitam dan putih. Kedua beras ketan tersebut dicampurkan dan direndam semalam, kemudian ditiriskan dan dikukus menjadi nasi. Nasi ketan ini didinginkan di sebuah ruang serta diberi ragi yang telah dihaluskan, dicampur secara merata, dibungkus dengan plastik atau daun pisang. Bungkusan tersebut difermentasikan selama 3-5 hari hingga berbentuk tape yang kemudian dipres agar keluar cairannya, sedangkan ampasnya dibuang. Cairan yang dihasilkan dari
tape tersebut didiamkan beberapa saat, kemudian direbus dalam suhu dibawah titik didih dalam kurun waktu tertentu. Jadilah brem minuman berkadar alkohol tinggi dan tentu saja haram hukumnya.

Bika Ambon
Bika Ambon adalah kue berongga, berwarna kekuningan, empuk, agak kenyal, dan manis. Bika Ambon bisa dibuat melalui proses fermentasi dengan menggunakan arak, air tape, atau air nira.  Jadi jika membeli atau mendapatkan oleh oleh bika ambon pastikan ada logo halal MUI sebab khawatir dibuat dengan menggunakan arak. Bika Ambon yang mendapatkan logo halal biasanya menggunakan air nira pada proses fermentasi nya.

Bakpia

Bakpia adalah makanan yang terbuat dari campuran kacang hijau dengan gula yang dibungkus dengan tepung lalu dipanggang. Di beberapa daerah di Indonesia, makanan yang terasa legit jika dimakan ini dikenal dengan nama pia atau kue pia. Isi bakpia bisa menyesuaikan dengan keinginan konsumen di antaranya cokelat, keju, kumbu hijau, dan kumbu hitam. Bakpia yang cukup dikenal salah satunya berasal dari daerah Pathok (Pathuk), Yogyakarta.

Isilah bakpia sendiri adalah berasal dari dialek Hokkian (Hanzi: 肉餅), yang secara harfiah berarti roti berisikan daging. Ada banyak orang masih khawatir dengan penyebutan kata bak pada bakpia seperti halnya makanan lainnya seperti bakmi bakso bakpao dan lain lain padahal arti “bak” sendiri yg memang berasal dari cina adalah daging dan bukan babi dan bahasa cinanya babi buka “bak”.

Namun yg dikhawatirkan sekarang adalah kulit bakpia/bakpia pathok ada yang memakai bumbu minyak babi biar ‘greng’. Jadi pastikan bakpia yang didapat dari oleh oleh adalah bakpia yang sudah ada label halal MUI.

bersambung…