Juli 2012


Butuh persiapan seperti apa sih sebetulnya dalam menghadapi puasa ramadhan ? : cobalah beberapa kiat berikut ini :
1. Bayar Puasa tahun lalu (jika masih ada hutang puasa belum terbayar)
2. Coba puasa sunah senin kamis (bagi yg jarang melakukan puasa sunah) agar terbiasa dengan pola puasa.
3. Ubah pola makan dengan yang biasanya “makan apa saja” dan “jam berapa saja” dengan pola makanan yang teratur.
4. Susun perencanaan keuangan yang tepat untuk persiapan makanan sehat dan halal di bulan puasa.
5. Makan berlebihan tidak disarankan, jadi sebaiknya beli jajanan yang betul betul bisa dikonsumsi, mengingat banyak sekali jajanan dadakan yang akan hadir selama puasa.
6. Pilih tempat yang nyaman dan yang paling utama ber sertifikat HALAL (MUI) pada waktu buka puasa dan sahur, agar puasa nya barokah.
Semua hotel dan restaurant menjelang puasa banyak menawarkan menu buka puasa (ntah yg datang betul betul ingin berbuka puasa atau hanya makan malam saja walahualam) namun sebagian dari kita seringkali “lupa” atau malah justru melupakan prinsip-prinsip berpuasa nya setelah mendapatkan undangan makan di hotel berbintang atau restaurant mewah yang jelas jelas menyuguhkan makanan “tidak halal” dan minuman keras. meskipun ada sebagian restaurant dan tempat makan mengatakan mereka tidak menyuguhkan makanan “tidak halal”, namun ketidakpahaman mereka dengan bahan bahan & hal hal lain yang disyaratkan dalam sebuah sertifikasi halal bisa membuat sajian dan suguhan mereka menjadi tidak halal.
7. Istirahat yang cukup agar fisik tidak mudah masuk penyakit, apalagi akan terjadi perubahan cuaca dan tentunya volume pekerjaan tetap sama tidak ada rutinitas pekerjaan yang berbeda antara bulan puasa dan bulan sebelumnya.
8. Jaga silaturahmi dengan kerabat & handai taulan yang dekat maupun yang jauh, sarankan dan ingatkan mengenai pola makan dan istirahat.
9. Banyak- banyak doa dan beristigfar semoga disampaikan ke bulan ramadhan dalam kondisi yang prima.
Jika persiapan fisik dan materi sudah siap, maka keseimbangan perlu diadakan untuk persiapan ruh yang lebih sempurna. seperti yang di tunjukkan dalam Alquran dan beberapa hadist berikut ini.

“Bulan Ramadhan adalah bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al Qur`an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang haq dan yang batil).” (Al-Baqarah: 185)

Menyambut bulansuci ramadhan 1433 Hijriah, yang sudah semakin dekat, alhamdulilah semua kalangan masyarakat sudah siap berbenah, baik rumah, tempat ibadah, dan restaurant restaurant. Tidak ketinggalan semua dinas dan instansi berbagai kantor telah siap pula dengan rencana program buka puasa bersama. Insya Allah niat ibadah puasa setiap tahun tentunya dalam upaya mencari ridho Allah semata, selain lipatan pahala dan amal yang dijanjikan di bulan yang penuh keberkahan ini. Amin…
Namun banyak masyarakat dan kalangan mayoritas kaum muslimin masih belum menyadari bahwa makanan yang dikonsumsi ketika berbuka dan bersahur belum lah halal, wallahualam …mungkin masih banyak yg tercampur dengan makanan haram, walhasil setiap selesai bulan ramadhan kita senantiasa tidak berubah, baik tingkah laku, ibadah maupun segenap doa yang dipanjatkan di bulan nansuci seolah olah bersih dan hilang menguap…ketika ramadhan berakhir…kembali kita memulai aktivitas seperti biasa, tidak disiplin, lupa sholat, mendekati zina dsb nya….Nauzubillah….
Mari,..mulailah perhatikan makanan yang akan kita makan, baik utk berbuka, bersedekah, bersahur dan berlebaran..Insya Allah semua ruh dan fisik kita terjaga oleh ridho dan keberkahan….Amin Ya Robbal Alamin