LEMAK, DAGING, TULANG
a.Lemak & gliserin : softdrink, bahan kosmetik (facial, hand & body lotion), sabun, dll.
b.Emulsifier : Lesitin, E471, dll.
c.Lard (lemak babi) : pengempuk, pelezat roti, coklat.
d.Minyak : penyedap masakan.
e.Bahan starter Vetsin (kasus Ajinomoto).
f.Sumber protein hewani yang murah (lebih murah dari daging sapi) dan tersedia di pasaran.
g.Daging babi empuk, serat halus, dan rasanya lezat.
h.Dapat dipakai sebagai campuran bakso, siomay, bakmi goreng, dll.
i.Industri pariwisata : patung, dll.
j.Industri makanan/minuman : arang tulang sebagai filter penyaring air mineral.
k.Industri obat : gelatin sebagai bahan soft capsule.
l.Industri pertukangan : bahan lem, dll.

ORGAN DALAM, BULU
a.Transplantasi : ginjal, hati, jantung.
b.Plasenta : kosmetika (facial, hand & body lotion), sabun, dll.
c.Enzim pencernaan : amilase, lipase, rtripsin, pankreatin, pepsin, dll.
d.Bahan kuas (BRISTLE): kuas roti, kuas cat tembok, kuas lukis.
Bulu kuas : plastik atau bulu babi?
Ambil 1 helai, bakar! Bagaimana baunya? Bila baunya sama dengan bau rambut/kuku binatang yang terbakar, maka itu adalah bulu binatang (bau protein keratin).
Laporan Biro Pusat Statistik (2002) : Periode Januari – Juni 2001, Indonesia mengimpor boar bristle & pig/boar hair sejumlah 282,983 ton (senilai 1.713.309 US $).
e.Industri kulit (leather handicrafts): tas, sepatu, dompet, dll.

KOTORAN, KULIT
a.Pupuk tanaman apel di Jepang (bertanggung jawab pada warna merah kulit apel)

Nanung Danar Dono, S.Pt., M.P.
Dosen Fakultas Peternakan UGM Yogyakarta dan Sekretaris Eksekutif/Auditor Halal LPPOM MUI Propinsi DIY