Negara-negara internasional telah mengakui bahwa sistem sertifikasi halal yang dimiliki oleh Lembaga Pengkajian Pangan obat-obatan dan Kosmetika (LPPOM) MUI terbaik di dunia. Selain pelaku bisnis yang mengakui, para ulama internasional seperti Imam Besar di Sanghai-Cina sangat salut dengan sistem sertifikasi halal Indonesia. Maka dalam standarisasi produk halal, Cina merujuk pada Indonesia.

Direktur Eksekutif LPPOM-MUI, Ir. Muhamad Nadratuzzaman Hosen, MS, Mec, PhD, menjelaskan, kualitas sertifikasi produk halal di Indonesia sangat berbeda dengan negara lainnya. Sertifikasi produk halal dikeluarkan oleh lembaga independen, kemudian di back up oleh ulama dengan adanya komisi fatwa MUI dan para auditor yang terdiri dari para profesor, dokter dan master dari berbagai universitas. Jadi, kami memang beda.

Lantas seperti apakah sistem sertifikasi produk halal di Indonesia itu, Agus Yuliawan dari pkesinteraktif.com, mewawancarai, Direktur Eksekutif LPPOM-MUI, Ir. Muhamad Nadratuzzaman Hosen, MS, Mec, PhD, saat acara Halal Exhibition di Balai Kartini Jakarta kemarin. Berikut komentarnya:

Hingga saat ini sudah berapa banyak perusahaan produk halal di dunia yang mendapatkan sertifikasi halal?

Untuk saat ini, kami telah melakukan sertifikasi 2800 perusahaan produk halal untuk nasional dan Internasional, untuk perusahaan luar negeri sudah 51% telah tersertifikasi. Mereka adalah perusahaan Cina dimana 80 perusahaan di Cina telah mendapatkan sertifikasi halal dari MUI. Kedepan akan banyak lagi perusahaan Cina yang akan mengajukan sertifikasi, karena mereka merespon positif adanya produk halal tersebut. Dengan adanya Cina sebagai kekuatan baru dalam produk halal akan menjadikan trend perdagangan produk halal akan semakin mengglobal. Kita harus tahu Cina merupakan raksasa besar ekonomi yang lagi bangun tidur dan ingin sejajar dengan negara-negara maju. Realitas ini, kami buktikan dengan beberapa waktu yang lalu saya diundang oleh Imam Besar dari Sanghai Cina untuk menjelaskan tentang sistem sertifikasi halal yang ada di Cina.

Bagaimana pandangan ulama Cina terhadap sertifikasi halal di Indonesia?

Mereka menilai sistem sertifikasi halal di Indonesia yang terbaik karena masuk akal, maka mereka meminta untuk meneruskan sistem sertifikasi itu.

Apa yang menjadikan kekuatan sistem sertifikasi halal Indonesia dibandingkan dengan negara lain?

Dalam sistem sertifikasi produk halal di Indonesia, setelah perusahaan mendapatkan sertifikasi halal, perusahaan bersangkutan harus menunjuk internal auditor, halal solusi dan Standard Operating Procedure (SOP) yang menunjukkan bahwa mereka memiliki komitmen tentang produk halal. Maka itu, perusahaan produk halal harus memiliki komitmen selama 2 tahun untuk menjaga kehalalan produk yang di produksi. Itulah yang disebut dengan halal dalam sistem.

Maksudnya?

Kami ingin semua perusahaan yang mendapatkan sertifikasi produk halal memiliki sistem halal. Jangan sampai kami mengeluarkan sertifikasi halal, mereka seenak sendiri. Dalam LPPOM-MUI sudah ada sistem yaitu dengan menerima hasil laporan perusahaan halal tiap bulannya dan kami bisa melakukan sidak setiap saat. Tapi alangkah baiknya adanya asosiasi produk halal dengan LPPOM melakukan sinergi. Waktu diacara kemarin sudah ada 10 lembaga sertifikasi halal dunia yang terdiri dari 8 lembaga dari Amerika dan 2 lembaga Eropa belajar dengan kami.

Sebenarnya apa keinginan MUI membuat sistem halal yang begitu lengkap itu?

Kami ingin mengintegrasikan halal sistem tersebut dengan standarisasi ISO dan standarisasi lainya. Perlu diketahui Indonesia merupakan satu-satunya negara yang memiliki standarisasi sistem seperti itu.

Kualitas dalam sistem halal MUI itu dimana?

Ada dua, pertama kita di back up oleh ulama dengan adanya komisi fatwa MUI. Kedua, para auditor yang terdiri dari profesor, doktor dan master dari berbagai universitas. Jadi kita memang beda. Sedangkan lembaga sertifikasi negara lain adalah lembaga swasta, perusahaan hanya memiliki auditor satu atau dua orang saja dan tidak memiliki lembaga ulama. Di dunia ada dua negara yang melakukan sertifikasi halal oleh negara, yaitu Malaysia dan Brunei. Sedangkan di Indonesia pemerintah tidak terlibat.

Berarti jika dibandingkan dengan negara lain, LPPOM-MUI merupakan lembaga Independen?

Iya. LPPOM-MUI merupakan lembaga independent dan tak bisa diintervensi oleh pemerintah dan politik mengenai yang halal jadi haram dan sebaliknya. Kami di LPPOM-MUI tidak mau diintervensi dan kami sangat bebas.

Apa manfaat posisi Independensi tersebut?

Dengan adanya independensi tersebut, LPPOM-MUI selalu menjadi leader dari lembaga sertifikasi lainya. Perlu Anda ketahui bahwa negara-negara lain selalu memantau tentang bagaimana perkembangan dari fatwa-fatwa yang dikeluarkan oleh MUI.

Apa keinginan dari MUI dalam mengkampanyekan produk halal ini?

Saya sangat percaya dalam halal produk ini sudah ada 60 ribu produk-produk perusahaan yang telah tersertifikasi. Maka, saya rasa di dunia ini kita bisa meng-create halal trade di Indonesia. Maka kami dari MUI memimpikan berdirinya halal supermarket di Indonesia. Jika belum, kami berharap agar supermarket saat ini memiliki stand khusus untuk produk halal. Sehingga produk halal semakin jelas dan tidak tercampur dengan produk haram.

Apakah hal ini sudah dikomunikasikan dengan Departemen lain khususnya Departemen Perdagangan?

Saya terlalu capek mengkomunikasikan ini. Saya selalu berbicara pada Departemen Perdagangan untuk mengerti tentang masalah ini. Menteri dan para Dirjen belum pada paham soal tentang produk halal ini. Mereka selalu mengkonotasikan soal halal adalah soal agama. Padahal tidak. Halal merupalan trend global. Halal bukan bicara agama Islam tapi sebuah trend global.

Lantas apa harapan Anda kedepan dengan adanya produk halal ini?

Perlu diketahui bahwa adanya produk halal ini merupakan fenomena global yang tak bisa kita pungkiri dan produk halal bisa dijadikan komoditas untuk menarik para investor Timur Tengah dan lainnya untuk masuk dalam investasi yang halal. Maka itu dalam memperkuat posisi investasi tersebut diperlukan instrumen berupa lembaga keuangan Islam sebagai pengelola dana investasi itu. Maka harapan kami kedepan adalah bagaimana membangun image antara Islamic Finance dan halal trade baik skala nasional maupun internasional.

Sumber: http://www.pkesinteraktif.com

Iklan

Untuk memaksimalkan jalannya Olimpiade yang lalu, China membuka rumah makan dan warung berlabel “Halal”. Langkah ini diambil guna memberikan pelayanan yang nyaman bagi para tamu dan peserta dari negara-negara Muslim.

“Kami telah menganggarkan uang belanja sebanyak 4,7 juta dollar untuk membangun sekitar 2000 rumah makan dan warung berlabel ‘Halal’ di sekitar arena olimpiade,” demikian ungkap Wo Xing, wakil walikota Peking.

Dalam perhelatan olah raga sedunia tersebut, diperkirakan lebih dari 10.000 atlet dan tamu dari negara-negara Muslim akan datang ke China. Terkait dibukanya 2000 rumah makan dan warung “Halal” itu, panitia Olimpiade China melakukan kerjasama sungguh-sungguh dengan masyarakat Muslim China.

“Kami telah berhubungan dengan dewan Syari’ah Muslim Peking untuk dapat bekerjasama menjayakan acara ini, utamanya penyembelihan hewan, pembagian daging, hingga cara memasak dan menyajikan.”

“Kami harap, umat Muslim yang mengunjungi Olimpiade di negeri kami ini dapat dengan mudah menemukan rumah makan dan warung yang nyaman dan halal bagi mereka.”

Selain membuka rumah makan dan warung “halal”, pemerintah China juga melatih dan memberikan pembekalan kepada fihak keamanan olimpiade, agar dapat berinteraksi dengan baik dengan sesama umat beragama, dengan tidak menyinggung jati diri dan perasaan mereka.

Saat ini, di China terdapat sekitar 60 juta jiwa penduduk Muslim, dari total jumlah penduduk sebanyak 1300 juta jiwa.

Sumber: www.hidayatullah.com

Mengapa kita dianjurkan untuk makan makanan kecil yang serba manis saat bebuka puasa? Bagaimana pula makanan yang tepat saat sahur sehingga tubuh bisa berpuasa selama sebulan penuh?

Bagi umat yang beragama islam, puasa dalam bulan Ramadhan adalah wajib. sebab arti dari puasa itu sendiri sebenarnya tidak hanya menahan lapar & dahaga saja, tetapi juga menahan diri dari berbagai nafsu duniawi. Berpuasa agar dapat merasakan betapa penderitaan orang yang tidak dapat makan dan minum karena tidak mampu mengadakannya.

Jadi, rasanya kurang cocok bila setiap kali berbuka puasa dan sahur, inginnya makanan & minuman yang berlebihan. kebanyakan dari kita malah sering bingung menghadapai bulan puasa karena persiapan dana untuk berbuka puasanya malah melebihi hari-hari biasa, padahal tujuan puasa sendiri adalah menahan diri bukan hanya makan dan minum di siang hari, tapi juga pada saat berbuka. Apalagi sekarang jajanan puasa sudah sangat lengkap dijual di mana saja, dari tajil, makanan pembuka yang manis-manis hingga lauk-pauk aneka rupa, sampai minuman dingin yang beragam rasa serta penyajiannya. dan yang jelas penjual makanan yang mayoritas muslim masih belum tau bahwa dalam pembuatan makanan tersebut dia masih menggunakan bahan-bahan yang masih belum jelas status kehalalannya ?

Sebaiknya berbuka puasa dengan makanan yang halal yaitu makanan yang kita persiapkan sendiri dirumah atau singgah di restaurant, dan rumah makan yang sudah mendapatkan sertifikat halal. Biar puasa nya lebih afdol.

untuk mendapatkan makanan yang siap di santap, harus melalui serangkaian kegiatan yang satu sama lain berkaitan, Yaitu dimulai dengan pengadaan bahan makanan mentah sampai mengolahnya menjadi hidangan yang lezat dan seimbang dalam zat gizi maupun jumlahnya sehingga dapat memuaskan yang memakannya.

kegiatan penyelenggaraan makanan selama bulan puasa tak berbeda dengan sebelumnya, tetapi perlu disesuikan dengan pola hidup yang terjadi pada bulan puasa. pada bulan puasa, kegiatan makan banyak dijalankan pada malam hari. yaitu dimulai pada jam berbuka puasa sampai jam makan sahur. sedang pada pagi sampai sore hari, sama sekali tidak ada kegiatan makan. karena kegiatan makan dimulai sore hari, kegiatan penyelenggaraan makanan, dalam hal ini kegiatan masak-memasak, banyak dimulai menjelang sore hari, agar dapat menyiapkan hidangan yang baru, segar, dan bergizi.

Pola makanan empat sehat lima sempurna tentunya harus betul diperhatikan dengan tetap mengkonsumsi nasi sebagai penambah karbohidrat, lauk pauk sebagai penambah protein dan lemak, vitamin dan mineral yang diperoleh dari buah-buahan dan sayur, yang diolah sedemikian rupa bisa berupa minuman buah maupun kue. Makanan seimbang dalam zat gizi maupun dalam penggunaan bahan makanan sesuai dengan kebutuhan tubuh.

Namun yang harus diperhatikan juga adalah sbb :

Halal, pemilihan bahan baku ayam segar dan daging segar haruslah dibeli dari rumah potong hewan yang sudah bersertifikat halal, atau daging dan ayam beku yang sudah berlabel halal. Bahan utama dan bahan-bahan tambahan pembuat kue haruslah yang sudah bersertifikat halal.

Aman, berarti bebas dari segala macam bibit penyakit atau tidak terkontaminasi dengan bibit penyakit.

Bebas dari zat-zat racun yang mungkin ada dalam bahan makanan itu sendiri atau yang timbul karena salah pengolahan atau penyimpanannya.

Volume kegiatan pada bulan puasa sehari-harinya berkurang dibanding bila tidak berpuasa. Lama berpuasa akan memberikan “after effect” yaitu penurunan basal metabolisme karena tubuh perlu menyesuaikan diri dengan kekurangan “supplay” (pasokan) energi.

Selama puasa nafsu makan tertahan. Ini disebabkan adanya suatu zat hasil sampingan metabolisme zat protein tubuh yang dapat mempengaruhi menurunnya nafsu makan. Nah, hal-hal inilah yang menyebabkan orang tak dapat makan banyak. Porsi makanan perlu disesuaikan, yaitu lebih kecil dibanding sebelum puasa. Kalori yang dibutuhkan menurun.

Sejurus setelah berbuka puasa, teguklah air putih biasa 1 gelas atau secukupnya untuk membasahi serta menyegarkan tubuh dan alat-alat tubuh yang seharian tidak mendapatkan apa-apa. Kemudian setelah selesai salat, mulailah dengan makanan yang agak ringan segar, manis-manis. Misalnya es kelapa muda, es buah, jus buah. Atau jajanan yang manis kolak pisang, bubur candil, dan sejenisnya. Santaplah dengan jumlah yang terbatas seperti menyiapkan porsi makanan selingan.

Mengapa manis? Agar zat gula yang masuk dapat segera menghasilkan energi untuk memulihkan kebugaran tubuh secara cepat. Di samping itu dapat pula mengembalikan nafsu makan, makanan lengkap dapat dimakan dengan lahap.

Setelah 1-2 jam barulah makan hidangan lengkap yang disusun sesuai dengan pedoman 4 sehat 5 sempurna dengan variasi yang disesuaikan dengan selara dan kemampuan masing-masing. Bagi yang harus mengurangi berat badan, perlu memperhitungkan jumlah yang dimakan dan jenis makanan yang dipilih. Misalnya mengurangi makanan yang banyak lemak dan manis. Selama bulan puasa merupakan kesempatan yang baik bagi mereka yang ingin menurunkan berat badan. Setelah makan lengkap, berhentilah makan, jangan diteruskan dengan ngemil.

Merupakan suatu ujian pula, bila setiap mau makan sahur harus bangun pagi sekali/dini hari. Tapi ini perlu dijalankan. Kalau tidak pada siang harinya tidak dapat menahan lapar sampai jam berbuka puasa tiba. Bila dipaksakan, kemungkinan timbul gejala-gejala sakit lambung/maag sangat mudah. Bila sakit terpaksa membatalkan berpuasa, bukan?

Tentang jenis makannnya, biasanya dipilih yang dapat dimakan panas-panas. Misalnya nasi panas dengan lauk pauknya Yang juga dalam keadaan yang panas. Rawon, soto, sop, biasanya enak dimakan selagi panas. Paling sedikit, nasinya yang panas.

Mengkonsumsi buah segar sangat disarankan karena biasanya selama puasa tubuh kita akan kekurangan cairan sehingga tambahan cairan juga akan diperoleh dari buah-buahan yg banyak mengandung air. Apalagi didalam buah banyak terkandung vitamin, terutama vitamin C, karena biasanya awalan puasa rongga mulut dan kerongkongan kita akan terkena sariawan. Buah-buahan akan membantu tubuh agar tetap kelihatan segar dan seimbang. kadangkala bagi sebagian orang suplemen juga dikonsumsi. namun suplemen dikonsumsi jika memang perlu karena kegiatan yang akan dilakukan pada hari tersebut agak berlebihan dari biasa, sementara kita tetap harus berpuasa. Nutrisi yang utama tetaplah makan-makanan empat sehat lima sempurna, serta istirahat yang cukup. Insya Allah selama puasa tubuh kita tetap sehat dan amalan puasa kita bertambah karena menjalankan ibadah puasa dengan tetap menjaga kehalalan makanan yang masuk ke dalam tubuh, Amin.

“dari Berbagai Sumber”

JAKARTA – Prospek pasar dari produk pangan halal terbilang amat cerah. Menurut Mentan Anton Apriyantono, sedikitnya 1,6 milyar Muslim membutuhkan pangan halal dengan nilai lebih dari 600 milyar dolar AS. Di Eropa saja terdapat sekitar 30 juta Muslim punya daya beli tinggi terhadap aneka pangan halal.

Berbicara dalam Seminar Nasional MUI bertema “Urgensi Sertifikasi Halal Dalam Merebut Pasar Nasional dan Pasar Global” di Hotel Sultan Jakarta, Rabu (28/2), Mentan melukiskan dalam sepuluh tahun ke depan, pemasaran produk halal di Asia akan berlipat dua. Khusus di Indonesia, Cina, pakistan dan India, menurut Global Food Research and Advisory Sdn Bhd, setiap tahun pasar produk halal rata-rata tumbuh 7 %. Indonesia sendiri, sebagai negara berpenduduk 235 juta dan mayoritas Muslim, tambah Mentan, merupakan pangsa pasar yang amat menggiurkan. Potensi pasar yang besar akan menjadi rebutan banyak perusahaan dari sejumlah negara. Produsen yang cerdas dan jeli akan segera mensertifikasi produknya agar memenuhi standar kehalalan dan berusaha menembus pasar Muslim tanpa mengurangi pangsa pasar non-muslim. ‘’Peluang pasar produk halal yang demikian besar juga akan menumbuhkan usaha pelabelan halal yang pada gilirannya akan menumbuhkan industri produk bersertifikat halal.’’

Pada bagian lain, Mentan yang telah melahirkan sejumlah buku pangan halal menegaskan bahwa kehalalan suatu produk akan menentramkan konsumen. Produk halal tidak saja memenuhi kebutuhan aspek keimanan dan ketakwaan, melainkan juga terjaga dari segi kualitas dan hygienisnya. Itulah sebabnya, produk halal amat didambakan dan dicari oleh konsumen Muslim. Sementara konsumen non-Muslim juga dijamin memperoleh produk yang diproses secara sehat, bersih dan aman dikonsumsi.

Dengan tingkat pendidikan konsumen yang meningkat dan akses informasi yang kian luas, lanjut Mentan, konsumen akan semakin kritis dan peduli dengan masalah halal. Negara berkewajiban menjamin halalnya makanan, minuman, obat, kosmetika dan produk-produk lainnya melalui hukum dan peraturan.

Pada kesempatan itu, Mentan mengimbau agar masyarakat waspada terhadap kemungkinan masuknya produk tidak halal. Sebagai negara tujuan impor yang relatif besar, Indonesia rentan dimasuki aneka produk tidak halal. ‘’Jangan sampai kegemparan yang pernah terjadi di beberapa negara terjadi di sini.’’ Akhir 2006, warga Malaysia telah dibuat heboh oleh hadirnya sosis dan mie berlabel halal palsu. Tahun 1997, Deptan AS telah menjatuhkan sanksi bagi perusahaan daging yang memalsukan label halal. Untuk mencegah munculnya produk halal palsu lainnya, Negara Bagian California dan New jersey memberlakukan undang-undang produk halal dengan sanksi denda bagi siapa saja yang menjual dan mempromosikan produk/makanan berlabel halal palsu.

Di Indonesia, isue produk halal palsu belum seheboh di dua negara tersebut. Namun begitu, bukan berarti umat Muslim di sini bisa tenang-tenang saja. Lembaga Pengawas Produk Obat dan makanan (LPPOM) MUI sejauh ini telah menerbitkan 4.706 lembar sertifikat halal untuk sekitar 20 ribu jenis produk dari 1.500 perusahaan. (***)

http://antonapriyantono.com

 

Beberapa rumah makan yang cukup besar yang ada di Batam yaitu sbb :

1. RM Sunda – Bandung Resto – Batam Centre,  – belum perpanjang halal

2. RM Saung Sunda Sawargi. Batam Center, – belum perpanjang halal

3. RM Batandur (panbil Mall), belum perpanjang halal

4. Bakery Van Holano – Nagoya, Halal

5. KFC – Harmoni Jodoh – Nagoya Hill – Mega Mall – BCS – DC Mall – Panbill Mall,Seip nas, sebelah 21, Halal

6. Mc Donald Jodoh – Harmoni, Halal

7. RM Bakso Lap Tembak Senayan Jakarta Nagoya Hill – Mega Mall – DC Mall, Halal

8. Pizza HUT Raden Patah – Mega Mall, Halal

9. Toko Roti & Cake Takadeli – Batam Centre, Halal

10. Pempek Kolekta, Mega MALL

11. Morning Bakery & Resto ( Seipanas, Windsor, Nagoya Hill mal, kepri mal, harbour bay, Jodoh, greenland batam center, Halal

12. Bakso Kota Cak Man dan Bean City Cafe- BCS, Halal

13. RM Kak Dadut – South Link Sei Ladi, Halal

14. AW – DC Mall, Nagoya Hill, Mega Mall, Halal

15. Bread House – Batam Centre, Halal

16. RM Sederhana  – Winsor – Jodoh, Tiban, Batu Aji,  Halal

17. Khasanah Plaza Food Court 1 dan 2, Halal

18. Soto Kuali Sukoharjo, Halal

19. RM Anging Mamiri Tanah Longsor, Halal

20. Laziz Bakery, Halal

21. Mie Ayam Pangsit Arum Bandung, Morning bakery kepri mal , Halal

22. Pizza D Almana Picola stella, Dermaga Sukajadi, Halal

23. Kopi Tiam anambas, Jodoh dan palmspring, Halal

24. Mie Tarempa, depan sincom PT dan sungai panas, Halal

25. RM Sawaty, BCS, Nagoya Hill, Halal

26. Kampung Timbel Sukajadi, Halal

27. Bakso Malang Bagelen, BCS dan Nagoya Hill, Halal

28. D Ryan Resto, Plamo Batam center, Halal

29. Pondok Gurih, Engku Putri Batam Center, Halal

30. Teh tarik Raja, Halal

31. Waroeng Makmur, Kepri Mall dan green land, Halal

32. Kedai Ike, KDA, halal

33. Kopi Raja, belum ada label halal MUI

34. RM Anso Duo, belum ada label halal MUI

35. Ayam Penyet RIA, belum ada halal MUI

36. Bakso Gunung, belum perpanjang

37. Ki Bakso Tiban, Halal

Maksud tulisan ini adalah untuk memberikan informasi kepada masyarakat batam agar kritisi terhadap beberapa rumah makan yang belum peduli terhadap hak-hak muslim untuk mendapatkan makanan yang halal.  Kebanyakan yang terjadi adalah ada beberapa rumah makan yang menuliskan halal 100 % atau 100 % Halal tapi tidak pernah memperoleh sertifikat halal dari LPPOM MUI (ada banyak tempat di Batam Center, yang malah sangat dekat dengan Kantor Walikota Batam, Otorita Batam dan Mesjid Raya Batam, dimana yg sering makan disana adalah kebanyakan pegawai-pegawai dari instansi tersebut ). Informasi ini bisa ditambahkan oleh pembaca jika sekiranya ingin menambahkan dengan beberapa rumah makan yang belum ditambahkan di halaman ini, kami sangat menunggu sumbagsihnya. Biasanya kalau franchais (?) uda dapet sertifikat halal dari jakarta, mis KFC dll. Sekaligus juga informasi ini mungkin bisa dijadikan acuan untuk menikmati kuliner yang ada di Batam. Selamat Menikmati, bagi anda yang muslim carilah dan makanlah yang baik baik saja dan halal, sekaligus kritisi dan waspadalah terhadap apa yang anda makan !.